Reses di Kelurahan Sayang, Onnie S Sandi Serap Aspirasi Infrastruktur dan Akses UHC
Cianjur — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Onnie S Sandi, melaksanakan Reses II Masa Sidang Tahun 2025–2026 di Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Selasa, 25 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di tingkat lingkungan.
Dalam pertemuan yang dihadiri perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, dan warga setempat, dua isu utama mengemuka, yakni perbaikan infrastruktur lingkungan serta kemudahan akses layanan Universal Health Coverage (UHC).
Warga menyampaikan bahwa sejumlah ruas jalan lingkungan masih membutuhkan perbaikan karena berdampak pada aktivitas harian masyarakat, termasuk akses pendidikan dan kegiatan ekonomi. Selain itu, masyarakat juga berharap adanya perhatian lebih terhadap drainase dan sarana penunjang lainnya agar lingkungan lebih aman dan nyaman.
Menanggapi hal tersebut, Onnie S Sandi menegaskan bahwa infrastruktur dasar merupakan kebutuhan mendesak yang harus menjadi prioritas pembangunan. Ia menyatakan aspirasi tersebut akan dibawa dalam pembahasan dan dikoordinasikan sesuai kewenangan antara pemerintah provinsi dan kabupaten.
“Infrastruktur adalah fondasi aktivitas masyarakat. Aspirasi ini akan kami kawal agar masuk dalam prioritas perencanaan pembangunan,” ujarnya.
Selain persoalan infrastruktur, warga juga menyampaikan kebingungan terkait prosedur layanan UHC, terutama mengenai mekanisme administrasi yang dinilai masih perlu disosialisasikan secara lebih luas. Sebagian warga berharap proses akses layanan kesehatan dapat dipermudah agar tidak menghambat penanganan medis ketika dibutuhkan.
Onnie menjelaskan bahwa skema UHC bertujuan memastikan masyarakat tetap memperoleh layanan kesehatan, namun perlu pemahaman yang baik terhadap prosedur administrasi yang berlaku. Ia mendorong peningkatan sosialisasi agar masyarakat tidak mengalami kendala saat mengakses layanan.
“Layanan kesehatan adalah hak masyarakat. Pemerintah harus memastikan aksesnya jelas dan mudah dipahami,” tegasnya.
Reses II ini menjadi bagian dari komitmen Onnie S Sandi dalam mengawal aspirasi konstituen serta memastikan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik berjalan sesuai kebutuhan riil masyarakat di tingkat akar rumput.
(VC)