Kang Rachmat Panaskan Mesin Partai, NasDem Cianjur Didorong Tuntaskan Struktur DPRt Berbasis TPS
Cianjur — Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat Mamat Rachmat menegaskan pelantikan 32 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai NasDem se-Kabupaten Cianjur harus menjadi momentum memanaskan mesin partai dan mengakselerasi kerja-kerja konsolidasi organisasi menuju Pemilu 2029.
Penegasan tersebut disampaikan Kang Rachmat saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pelantikan DPC NasDem se-Kabupaten Cianjur yang digelar di Aula Le Eminence, Kecamatan Cipanas, Jumat (30/1/2026).
Menurut Kang Rachmat, pelantikan bukanlah akhir dari proses organisasi, melainkan titik awal bagi seluruh pengurus DPC untuk langsung bekerja di lapangan. Ia menekankan bahwa tantangan politik ke depan menuntut kesiapan struktur yang matang sejak dini.
“Setelah dilantik, tidak ada waktu untuk diam. Mesin partai harus langsung dipanaskan. Tugas utama kita adalah membangun dan menuntaskan struktur DPRt berbasis TPS,” tegas Kang Rachmat.
Ia mengingatkan bahwa konsolidasi struktur tidak bisa ditunda hingga mendekati tahun politik. Menurutnya, jika pembenahan organisasi baru dilakukan pada 2027 atau 2028, maka Partai NasDem akan tertinggal dalam kontestasi.
“Konsolidasi eksternal tidak akan kuat kalau struktur internal belum selesai. Tahun 2026 ini wajib hukumnya DPRt berbasis TPS sudah terbentuk dan bekerja,” ujarnya.
Kang Rachmat juga menekankan bahwa tanggung jawab membesarkan partai tidak hanya berada di tangan Ketua DPD atau elite partai, melainkan menjadi kewajiban kolektif seluruh kader yang baru dilantik.
“Membangun partai bukan pekerjaan satu orang. Ini kerja bersama. Semua pengurus DPC harus menjadi corong partai di masyarakat dan aktif mensosialisasikan kerja-kerja NasDem,” katanya.
Ia menilai, kekuatan Partai NasDem ke depan akan sangat ditentukan oleh kedisiplinan struktur dalam bekerja, menjaga soliditas, serta konsistensi dalam melayani masyarakat.
“Kalau struktur hidup, kader bergerak, dan kerja partai dirasakan masyarakat, maka NasDem akan kuat. Itu kunci kita menuju 2029,” pungkas Kang Rachmat.
(VC)