Onnie Soerono Sandi Soroti Akses Permodalan untuk Pengembangan UMKM di Cianjur

CIANJUR (19 Oktober) – Akses permodalan masih menjadi salah satu kebutuhan penting bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan usaha dan memperluas pasar. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, H. Onnie Soerono Sandi, S.E., mendorong penguatan program pemberdayaan UMKM agar pelaku usaha mendapatkan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Hal tersebut disampaikan Kang Onnie dalam kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Kampung Pasirkalapa, RT 004/RW 008, Desa Mayak, Kabupaten Cianjur, Jumat (16/10). Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog untuk menyerap aspirasi pelaku UMKM mengenai tantangan dan kebutuhan pengembangan usaha.

“Pengawasan DPRD bertujuan memastikan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk para pelaku UMKM,” ujar Kang Onnie.

Dalam dialog tersebut, pelaku UMKM menyampaikan sejumlah kebutuhan, mulai dari akses pembiayaan yang lebih mudah, pelatihan pemasaran digital secara berkelanjutan, hingga dukungan promosi produk lokal. Berbagai kebutuhan itu dinilai penting untuk membantu pelaku usaha mengembangkan kapasitas bisnis dan menjangkau konsumen yang lebih luas.

Menurut Kang Onnie, dukungan terhadap UMKM perlu dilakukan secara menyeluruh. Kemudahan akses permodalan perlu diiringi dengan peningkatan keterampilan, pendampingan usaha, serta pemanfaatan pemasaran digital agar pelaku UMKM dapat mengelola dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

“UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena itu, dukungan pemerintah tidak cukup hanya melalui pembiayaan, tetapi juga perlu disertai pelatihan, pendampingan, dan akses pemasaran agar usaha masyarakat bisa terus berkembang,” katanya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, legislatif, dan komunitas UMKM perlu terus diperkuat agar program pemberdayaan dapat menjawab kebutuhan nyata di lapangan. Aspirasi yang dihimpun melalui kegiatan pengawasan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk mendorong pelaksanaan program yang lebih tepat sasaran.

Kang Onnie menegaskan, pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat, khususnya sektor UMKM, agar dukungan pemerintah dapat menjangkau pelaku usaha yang membutuhkan.

Melalui penguatan akses permodalan, peningkatan keterampilan, dan perluasan pemasaran, UMKM diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan daya saing serta memberikan kontribusi bagi perekonomian masyarakat di Kabupaten Cianjur.

(VC)

Leave A Reply

Your email address will not be published.