SWH Tekankan Pentingnya Cegah Bullying demi Masa Depan Generasi Muda
INDRAMAYU (20 Oktober) : Setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman, mendapatkan penghargaan, dan memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensinya. Karena itu, pencegahan perundungan (bullying) perlu menjadi perhatian bersama agar generasi muda dapat tumbuh dengan rasa percaya diri dan meraih masa depan yang lebih baik.
Pesan tersebut menjadi perhatian Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Sri Wahyuni Herman (SWH), dalam kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan bertema “Cegah Bullying, Lindungi Masa Depan Generasi Muda” di Desa Pamayahan, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Senin (19/10).
SWH menegaskan bahwa pencegahan perundungan tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Keluarga, masyarakat, dan pemerintah memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak, baik secara sosial maupun emosional.
“Pencegahan bullying membutuhkan kepedulian dan keterlibatan semua pihak. Setiap anak berhak merasa aman, dihargai, dan mendapatkan kesempatan untuk berkembang tanpa rasa takut. Karena itu, keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah perlu bersama-sama membangun lingkungan yang melindungi generasi muda,” ujar SWH.
Menurutnya, perundungan perlu mendapat perhatian karena lingkungan yang tidak aman dapat mengganggu kenyamanan anak dalam belajar, berinteraksi, dan mengembangkan rasa percaya diri. Oleh sebab itu, upaya pencegahan perlu dimulai dengan menumbuhkan sikap saling menghormati serta membangun komunikasi yang terbuka antara anak, orang tua, dan lingkungan sekolah.
SWH juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap kondisi anak di lingkungan sekitarnya. Anak perlu memiliki ruang untuk menyampaikan pengalaman dan persoalan yang mereka hadapi, sementara orang dewasa perlu memberikan perhatian serta pendampingan yang tepat.
“Anak-anak harus merasa bahwa mereka memiliki tempat yang aman untuk bercerita dan mendapatkan dukungan. Kita perlu membiasakan sikap saling menghargai sejak dini, sehingga perbedaan tidak menjadi alasan untuk merendahkan atau menyakiti orang lain,” katanya.
Ia berharap kesadaran mengenai pencegahan perundungan terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan keterlibatan berbagai pihak, lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat diharapkan semakin mampu mendukung tumbuh kembang anak serta melindungi mereka dari perilaku yang dapat menghambat masa depannya.
Melalui kegiatan pengawasan tersebut, SWH mendorong pentingnya perhatian bersama terhadap perlindungan generasi muda. Upaya menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung menjadi bagian penting dalam mempersiapkan anak-anak tumbuh sebagai generasi yang percaya diri, sehat, dan mampu meraih masa depan yang lebih baik.
(VC)