SWH Tekankan Pentingnya Perlindungan Anak dari Ancaman Dunia Digital
Indramayu — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Sri Wahyuni Herman (SWH), menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam melindungi anak-anak dari berbagai ancaman di era digital. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan yang dilaksanakan di RW 04, Desa Balongan, Kabupaten Indramayu, Sabtu, 27 Juni 2026.
Dalam kegiatan tersebut, SWH menyoroti semakin besarnya tantangan yang dihadapi anak-anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan media digital. Menurutnya, perlindungan terhadap anak tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga membutuhkan peran aktif pemerintah, sekolah, dan masyarakat secara bersama-sama.
“Pengawasan bukan sekadar mengevaluasi program, tetapi memastikan negara hadir melindungi anak dari ancaman dunia digital. Literasi digital harus diperkuat, pengawasan diperketat, dan kolaborasi pemerintah, sekolah, serta orang tua harus terus dibangun demi menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia,” ujar SWH.
SWH menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital membawa banyak manfaat, namun di sisi lain juga menghadirkan berbagai tantangan, seperti paparan konten negatif, perundungan siber, kecanduan gawai, hingga berbagai bentuk kejahatan digital yang dapat mengancam tumbuh kembang anak.
Karena itu, menurutnya, penguatan literasi digital menjadi salah satu langkah penting agar anak-anak mampu memanfaatkan teknologi secara sehat, aman, dan bertanggung jawab.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan pendampingan dari orang tua dalam penggunaan perangkat digital oleh anak-anak, sehingga perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan dan pengembangan diri, bukan justru menjadi ancaman bagi masa depan generasi muda.
“Mari kita awasi bersama, kita lindungi bersama. Karena masa depan anak-anak adalah masa depan Indramayu dan Indonesia. Bahagia Bersama SWH,” kata SWH.
Melalui kegiatan pengawasan tersebut, SWH berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan lingkungan digital yang aman dan sehat bagi anak-anak, sehingga lahir generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
(VC)