Laga Perubahan 2.0, SWH Dorong Kader NasDem Naik Kelas
Jakarta — Laga Perubahan 2.0 Partai NasDem menjadi momentum untuk meningkatkan kapasitas kader agar semakin siap menjalankan tugas organisasi dan menghadirkan kerja nyata di tengah masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada 4–6 September 2026 di Akademi Bela Negara (ABN) NasDem ini diikuti ratusan kader dari sejumlah wilayah, termasuk Jawa Barat, Riau, dan Papua Tengah. Laga Perubahan 2.0 dikemas melalui bimbingan teknis dan penguatan kapasitas sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kader Partai NasDem.
Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Sri Wahyuni Herman (SWH), menilai penguatan kapasitas kader menjadi kebutuhan penting bagi partai yang ingin terus berkembang. Menurutnya, kader perlu memiliki pemahaman dan kemampuan yang semakin baik agar mampu menjalankan peran organisasi secara lebih efektif.
“Laga Perubahan 2.0 ini bukan sekadar kegiatan berkumpul atau mengikuti bimbingan teknis. Ini menjadi ruang untuk memperkuat kapasitas kader agar semakin siap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” ujar SWH.
Menurutnya, “naik kelas” bagi kader NasDem harus dimaknai sebagai peningkatan kualitas, baik dalam memahami organisasi maupun dalam menjalankan kerja di lapangan. Pengetahuan yang diperoleh selama pembekalan diharapkan tidak berhenti sebagai materi pelatihan, tetapi dapat diterapkan dalam aktivitas organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.
SWH mengatakan, kader yang memiliki kapasitas akan lebih mampu memahami persoalan di lingkungannya sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Hal tersebut penting agar keberadaan partai dapat dirasakan melalui kerja yang konkret, bukan hanya melalui aktivitas politik.
“Yang paling penting adalah bagaimana setelah mendapatkan pembekalan, kader bisa membawa pulang pengetahuan itu dan menerapkannya di wilayah masing-masing. Kader harus semakin siap, semakin mampu, dan semakin dekat dengan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, penguatan kapasitas juga harus berjalan beriringan dengan penguatan struktur organisasi. Kader yang memiliki kemampuan sekaligus memahami perannya akan menjadi kekuatan penting dalam menjaga kesinambungan kerja partai hingga ke tingkat masyarakat.
Bagi SWH, Laga Perubahan 2.0 merupakan bagian dari proses panjang membangun sumber daya manusia Partai NasDem. Semakin baik kualitas kader yang dimiliki, semakin kuat pula kemampuan organisasi untuk menjalankan kerja-kerja kerakyatan.
“Kalau kadernya naik kelas, tentu organisasi juga ikut naik kelas. Karena itu, kegiatan seperti ini harus menjadi proses yang berkelanjutan dan hasilnya benar-benar terlihat dalam kerja nyata,” tutur SWH.
(VC)