SWH Tegaskan Peran Orang Tua dan Guru Tak Tergantikan oleh Teknologi

Indramayu — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Sri Wahyuni Utami Herman (SWH), menegaskan bahwa peran orang tua dan guru tetap menjadi faktor utama dalam pembentukan karakter dan pendidikan anak, yang tidak dapat digantikan oleh kemajuan teknologi.

Hal tersebut disampaikan SWH dalam kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Indramayu, sebagai bagian dari upaya memperkuat peran keluarga dan pendidikan di tengah perkembangan digital yang semakin pesat.

Menurutnya, teknologi memang memberikan kemudahan dalam proses pembelajaran, namun tidak mampu menggantikan nilai-nilai yang ditanamkan melalui interaksi langsung antara orang tua, guru, dan anak.

“Teknologi bisa membantu proses belajar, tetapi tidak bisa menggantikan peran orang tua dan guru dalam membentuk karakter anak,” ujar SWH.

Ia menilai, peran orang tua dalam memberikan pendampingan serta pengawasan terhadap anak menjadi sangat penting, terutama dalam penggunaan teknologi agar tetap memberikan dampak positif.

Selain itu, peran guru juga dinilai krusial dalam membimbing, mengarahkan, serta menanamkan nilai-nilai pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pembentukan kepribadian.

Menurutnya, kolaborasi antara orang tua dan guru harus terus diperkuat agar proses pendidikan berjalan seimbang dan optimal.

“Pendidikan yang baik lahir dari kerja sama antara keluarga dan sekolah. Ini yang harus terus kita jaga,” tegasnya.

SWH juga mengajak seluruh pihak untuk memanfaatkan teknologi secara bijak sebagai sarana pendukung, bukan sebagai pengganti peran utama dalam pendidikan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya peran orang tua dan guru semakin meningkat, sehingga generasi muda dapat tumbuh dengan karakter yang kuat dan siap menghadapi tantangan zaman.

(VC)

Leave A Reply

Your email address will not be published.