Kang Rachmat Dorong Penguatan Sekolah Penyangga untuk Menjamin Hak Pendidikan Siswa

Bandung — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Mamat Rachmat, mendorong penguatan peran sekolah penyangga sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi siswa yang belum tertampung di sekolah negeri.

Hal tersebut disampaikan Kang Rachmat saat melaksanakan Reses III Tahun Sidang 2025–2026 di Lapang Tenis GSG RW 02, Kelurahan Pasir Endah, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Senin, 15 Juni 2026.

Dalam dialog bersama warga, persoalan keterbatasan daya tampung sekolah negeri masih menjadi perhatian utama masyarakat. Banyak orang tua berharap pemerintah terus menghadirkan solusi agar seluruh peserta didik tetap memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan.

Menanggapi hal tersebut, Kang Rachmat menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendorong penguatan sekolah swasta penyangga untuk membantu menampung siswa yang belum diterima di sekolah negeri.

“Yang terpenting adalah memastikan setiap anak tetap mendapatkan hak pendidikan yang layak. Sekolah penyangga menjadi salah satu solusi untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat,” ujar Kang Rachmat.

Menurutnya, keberadaan sekolah penyangga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pendidikan agar masyarakat memperoleh layanan pendidikan yang setara dan berkualitas.

Kang Rachmat menilai tantangan pendidikan saat ini bukan hanya soal penerimaan siswa baru, tetapi juga bagaimana memastikan seluruh peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan tanpa terkendala keterbatasan kuota sekolah negeri.

Dalam kegiatan reses tersebut, masyarakat juga menyampaikan harapan agar pemerintah terus memperluas daya tampung sekolah, menambah ruang kelas baru, serta mempercepat pembangunan sekolah negeri di wilayah yang masih membutuhkan.

Sebagai anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Kang Rachmat menegaskan bahwa berbagai aspirasi masyarakat terkait pendidikan akan terus dikawal agar menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan pendidikan di Jawa Barat.

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Karena itu seluruh kebijakan harus diarahkan untuk memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan bersekolah,” katanya.

Melalui penguatan sekolah penyangga, Kang Rachmat berharap semakin banyak siswa yang dapat memperoleh akses pendidikan yang layak sekaligus mendukung pemerataan layanan pendidikan di berbagai wilayah Jawa Barat.

(VC)

Leave A Reply

Your email address will not be published.