Kang Rachmat Soroti Pentingnya Perbaikan Pelaksanaan SPMB dan Pemerataan Akses Pendidikan
Cimahi — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Mamat Rachmat, menyoroti pentingnya perbaikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) serta penguatan pemerataan akses pendidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Jawa Barat.
Hal tersebut disampaikan Kang Rachmat dalam kegiatan Penyelenggaraan Pengawasan Pemerintahan yang dilaksanakan di GOR Libra, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jumat, 26 Juni 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Kang Rachmat menjelaskan bahwa sektor pendidikan masih menjadi salah satu perhatian utama masyarakat, khususnya terkait pelaksanaan SPMB Tahun 2026 yang menimbulkan berbagai pertanyaan dan dinamika di lapangan.
Menurutnya, berbagai kendala yang terjadi dalam pelaksanaan SPMB perlu menjadi bahan evaluasi bersama agar penyelenggaraan penerimaan peserta didik pada tahun-tahun mendatang dapat berjalan lebih baik, lebih transparan, dan lebih mudah diakses oleh masyarakat.
“Setiap kebijakan tentu memiliki tujuan yang baik. Namun dalam pelaksanaannya, berbagai masukan dari masyarakat perlu menjadi perhatian agar layanan pendidikan dapat terus diperbaiki dan memberikan kepastian bagi peserta didik maupun orang tua,” ujar Kang Rachmat.
Ia menjelaskan bahwa sejumlah persoalan yang berkembang di masyarakat, seperti aspek sosialisasi kebijakan, penyesuaian sistem, serta kendala teknis dalam pelaksanaan, menjadi bagian dari perhatian DPRD Provinsi Jawa Barat melalui fungsi pengawasan yang dijalankan oleh Komisi V.
Selain pelaksanaan SPMB, Kang Rachmat juga menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat. Menurutnya, pengembangan sekolah unggulan harus tetap diimbangi dengan pemenuhan hak pendidikan bagi masyarakat di berbagai wilayah.
“Pemerataan akses pendidikan menjadi hal yang sangat penting. Seluruh anak di Jawa Barat harus memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kang Rachmat juga menyoroti pentingnya penguatan sekolah penyangga sebagai salah satu alternatif untuk membantu mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri, sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh layanan pendidikan yang layak.
Sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Kang Rachmat menegaskan bahwa berbagai masukan dan aspirasi masyarakat terkait pendidikan akan terus menjadi perhatian dalam pelaksanaan fungsi pengawasan, penganggaran, dan pembentukan kebijakan.
Melalui kegiatan pengawasan tersebut, Kang Rachmat berharap pelaksanaan berbagai program pendidikan di Jawa Barat dapat terus diperbaiki sehingga mampu menghadirkan layanan pendidikan yang lebih berkualitas, merata, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
(VC)