Sabil Akbar: Pembangunan Desa Harus Dimulai dari Mendengar Kebutuhan Warga
Karawang — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Sabil Akbar, M.I.P., menegaskan pentingnya mendengar langsung kebutuhan masyarakat dalam merumuskan dan mengawal pembangunan daerah.
Pesan tersebut disampaikan Sabil Akbar saat melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Senin (24/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kediaman Anggota DPRD Kabupaten Karawang, Mulyadi, tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus dialog bersama Pj Kepala Desa Cengkong, Oo Abdul Rojak, S.E., jajaran perangkat desa, dan tokoh masyarakat.
Menurut Sabil, pertemuan langsung dengan pemerintah desa dan masyarakat penting untuk mengetahui kondisi objektif serta kebutuhan pembangunan yang dihadapi warga. Dengan turun langsung ke lapangan, aspirasi yang disampaikan dapat dipahami berdasarkan persoalan nyata yang terjadi di lingkungan masyarakat.
“Pembangunan yang baik harus dimulai dari mendengar. Kita perlu tahu apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, apa persoalan yang dihadapi desa, kemudian kita kawal sesuai dengan kewenangan yang kita miliki,” ujar Sabil Akbar.
Dalam dialog tersebut, Pemerintah Desa Cengkong menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas, khususnya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dan dukungan anggaran untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Sabil menilai kebutuhan tersebut perlu dikomunikasikan secara terbuka agar pemerintah daerah dan lembaga legislatif dapat melihat persoalan desa secara lebih utuh. Menurutnya, pemerintah desa merupakan pihak yang berhadapan langsung dengan kebutuhan masyarakat sehingga informasi dari tingkat desa menjadi penting dalam proses pembangunan.
Ia juga menekankan bahwa pengawasan DPRD bukan hanya mengenai pelaksanaan program secara administratif, tetapi juga memastikan kebijakan dan anggaran yang dijalankan pemerintah memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ketika kita datang langsung dan berdialog, kita bisa mendengar apa yang menjadi kebutuhan warga. Dari sana kita bisa melihat mana yang perlu mendapat perhatian dan bagaimana langkah selanjutnya dapat dilakukan,” katanya.
Sabil mengapresiasi keterbukaan Pemerintah Desa Cengkong dan masyarakat dalam menyampaikan kondisi serta kebutuhan wilayahnya. Menurutnya, komunikasi seperti ini perlu terus dijaga agar hubungan antara masyarakat, pemerintah desa, dan wakil rakyat tidak berhenti pada satu kegiatan.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Karawang, Mulyadi, menyambut baik dialog tersebut. Ia menilai komunikasi antara DPRD Kabupaten Karawang dan DPRD Provinsi Jawa Barat penting untuk memperkuat pengawalan terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah Kecamatan Purwasari.
Menurut Mulyadi, koordinasi lintas tingkatan pemerintahan dapat membantu memastikan berbagai usulan pembangunan dari desa dapat dikomunikasikan melalui jalur yang tepat.
Sabil menegaskan, pembangunan daerah pada akhirnya harus berorientasi pada kepentingan masyarakat. Karena itu, mendengar secara langsung menjadi langkah penting agar kebijakan yang dikawal tidak kehilangan keterkaitan dengan kebutuhan warga.
Ia berharap komunikasi yang telah terbangun di Desa Cengkong dapat terus dilanjutkan melalui koordinasi antara pemerintah desa, DPRD Kabupaten Karawang, dan DPRD Provinsi Jawa Barat.
“Kita hadir untuk mendengar dan memastikan komunikasi tetap berjalan. Karena masyarakat adalah pihak yang paling tahu apa yang mereka butuhkan. Tugas kita adalah membawa kebutuhan itu ke ruang kebijakan dan mengawalnya sesuai kewenangan,” pungkas Sabil.
(VC)