Kang Rachmat Ingin Himpun Anak Muda Cimahi dalam Komunitas Positif
CIMAHI — Membangun ruang pertemuan, memperluas jaringan, dan membuka akses informasi bagi generasi muda menjadi salah satu perhatian Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat, Drs. Mamat Rachmat, M.Si. Melalui Mamat Rahmat Center (MRC), Kang Rachmat ingin menghimpun anak-anak muda di Kota Cimahi dalam komunitas yang mendorong kegiatan positif dan kontribusi nyata bagi lingkungan.
Gagasan tersebut disampaikan Kang Rachmat dalam kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan bersama generasi milenial dan Gen Z di GOR Olimpik Pojok, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Sabtu, 17 Oktober 2026. Kegiatan ini dihadiri anak muda dan perwakilan dari 15 kelurahan di Kota Cimahi.
Menurut Kang Rachmat, anak muda memiliki potensi besar yang dapat berkembang ketika mereka memiliki ruang untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, dan membangun jaringan. Karena itu, ia ingin komunitas yang dibangun melalui MRC tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi wadah untuk berbagi informasi dan merancang kegiatan yang bermanfaat.
“Saya ingin menghimpun anak-anak muda ini, diajak nanti bersama-sama membangun Cimahi, memberikan yang positif ke depan,” ujar Kang Rachmat.
Ia berharap komunitas tersebut dapat menjangkau lebih banyak anak muda dengan latar belakang dan minat yang beragam. Melalui interaksi yang terbangun, mereka diharapkan bisa saling membantu, mengenali potensi masing-masing, serta menemukan peluang untuk mengembangkan kemampuan.
Kang Rachmat juga menyoroti pentingnya akses informasi bagi anak muda, terutama terkait pelatihan keterampilan dan kesempatan kerja. Sejumlah bidang yang dapat dikembangkan antara lain barista, make-up artist (MUA), pastry, barbershop, hingga pengelasan.
Menurutnya, informasi mengenai program pelatihan pemerintah maupun lowongan pekerjaan perlu disampaikan dengan lebih mudah agar dapat dijangkau oleh anak muda yang membutuhkan. MRC diharapkan bisa menjadi salah satu penghubung untuk membantu mereka memperoleh informasi tersebut.
“Minimal adalah informasi dulu baru kita melakukan hal-hal yang lain,” katanya.
Kang Rachmat menegaskan, membangun komunitas anak muda perlu dimulai dari kebutuhan yang nyata. Dengan adanya ruang komunikasi dan akses informasi, generasi muda diharapkan tidak berjalan sendiri dalam mengembangkan keterampilan, memperluas pergaulan, maupun mencari peluang masa depan.
Ia berharap inisiatif tersebut dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat keterlibatan anak muda dalam kegiatan sosial dan pembangunan Kota Cimahi, sekaligus mendorong tumbuhnya komunitas yang produktif, saling mendukung, dan membawa manfaat bagi masyarakat.
(VC)