Sabil Akbar Dorong Perluasan Kesempatan Kerja bagi Pencari Kerja Usia Produktif

Bandung — Ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi Jawa Barat, Sabil Akbar, mendorong adanya perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat usia produktif, khususnya mereka yang berusia di atas 30 tahun, agar tetap memiliki akses yang setara terhadap dunia kerja.

Menurut Sabil, usia 30 tahun ke atas merupakan fase kehidupan di mana seseorang memiliki tanggung jawab ekonomi dan sosial yang semakin besar, sehingga kesempatan memperoleh pekerjaan menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi keberlangsungan keluarga.

“Usia 30 tahun bukan berarti seseorang sudah tidak produktif. Justru pada usia tersebut, banyak masyarakat yang memiliki tanggung jawab keluarga yang lebih besar sehingga membutuhkan kepastian pekerjaan dan penghasilan yang berkelanjutan,” ujar Sabil.

Ia menilai, dunia industri perlu mempertimbangkan kembali kebijakan pembatasan usia dalam proses rekrutmen tenaga kerja, khususnya bagi masyarakat yang masih berada pada usia produktif dan memiliki kemampuan serta pengalaman kerja yang memadai.

Menurutnya, pekerja pada rentang usia tersebut umumnya memiliki motivasi kerja yang tinggi, kedisiplinan, serta tanggung jawab yang kuat dalam menjalankan pekerjaannya.

“Mereka memiliki semangat kerja yang besar karena harus memenuhi kebutuhan keluarga. Pengalaman dan kedewasaan yang dimiliki juga menjadi modal penting dalam mendukung produktivitas kerja,” katanya.

Sabil berharap pemerintah daerah bersama para pelaku industri dapat membangun kebijakan ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi seluruh kelompok usia produktif.

Ia menegaskan bahwa perluasan akses terhadap lapangan kerja tidak hanya bertujuan menekan angka pengangguran, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

“Dunia kerja harus mampu memberikan ruang yang adil bagi masyarakat yang masih produktif dan memiliki kemauan kuat untuk bekerja. Dengan begitu, pembangunan ekonomi dapat berjalan lebih inklusif dan berkeadilan,” pungkasnya.

(VC)

Leave A Reply

Your email address will not be published.